Home / Kolom / Tata CherryBelle, Seperti Nabi Muhammad

Tata CherryBelle, Seperti Nabi Muhammad

Manusia adalah makhluk berperasaan, sehingga rasa bagi manusia menjadi landasan yang kuat. Sebagai makhluk berperasaan, berunjuk rasa merupakan pementasan yang wajar dilakukan dalam keseharian. Entah melalui rupa, gerakan, nada, hingga tulisan, dsb. dst. termasuk bergeming. Unjuk rasa yang yang bisa menggembirakan rasa ataupun menjadi sarana melepas rasa lara menimbulkan kekaguman pada pengunjuk rasa. Kekaguman membikin manusia yang dikagumi mewujud sebagai panutan.

 

Semua orang tentu memiliki panutan. Mulai orangtuanya, keluarga, tetangga, sahabat, guru, teman, hingga sosok lainnya termasuk sosok yang dikenal sebagai public figure. Panutan, baik seorangan atau sekerumunan, memberi semangat terhadap langkah yang dijalani dalam melakoni keseharian. Panutan memiliki peran psikis, yang dapat memengaruhi pandangan (cara, sudut, jarak, sisi, dan resolusi) terhadap sesuatu bahkan bisa memengaruhi seseorang sepenuhnya.

 

Setiap manusia layak menjadi panutan. Entah manusia tersebut dipandang sebagai sosok besar karena banyak orang juga mengaguminya atau dipandang sebagai sosok kecil karena sedikit orang yang mengenalnya. Sepanjang orang menampilkan kesungguhan dalam menjalani keseharian, pasti ada orang yang menjadikannya sebagai panutan, meski diam-diam.

 

Salah satu sosok yang menjadi panutan tersebut adalah Redita Mutiara, penyanyi asal Indonesia dan personel dari girlband Cherrybelle formasi 2015. Ia terpilih setelah mengalahkan ratusan peserta audisi. Tata mengikuti audisi Cherrybelle di kota dara kelahiran ini dinyatakan lolos untuk berangkat ke Jakarta sebagai finalis setelah mengikuti audisi tersebut. Pada tanggal 22 November 2015 bertempat di Lippo Mall Kemang, gadis yang mempunyai kemampuan suara yang unik dan baik beserta ke-7 rekan finalis lainnya resmi dinyatakan sebagai member Cherrybelle formasi 2015.

 

Pada awalnya, Tata tidak terpilih sebagai personel baru Cherrybelle karena hanya 6 orang saja yang terpilih. Namun pada saat pengumuman, Margareth Angelina (Angel) mengumumkan bahwa dirinya tidak dapat lagi untuk secara penuh waktu menjalankan tugas sebagai personel Cherrybelle karena telah menikah seminggu sebelumnya (15 November 2015). Akhirnya, Angel memilih Tata untuk menggantikan posisi dirinya.

 

Tata termasuk sosok yang tak ragu untuk berunjuk rasa dengan beragam cara yang bisa dilakukannya sejak masih balita. Kemauan berunjuk rasa menjadi satu hal yang memang selayaknya dilatihkan sejak masa balita. Kemauan berunjuk rasa memberi semangat agar tak ragu mengungkapkan perasaan dengan penuh keyakinan.

 

Melatihkan kemauan berunjuk rasa sedari dini juga menamamkan benih keberanian agar tak merasa rendah diri ketika terlibat pergaulan dengan lingkungan serta pondasi rendah hati. Manusia yang biasa berunjuk rasa memiliki dua sisi berkelindan itu: berani dan rendah hati. Meski seringkali keberanian dilihat sebagai arogansi dan rendah hati dinilai sebagai wujud rendah diri.

 

Walau unjuk rasanya menggembirakan rasa manusia lainnya, Tata tetaplah manusia biasa. Tata butuh makan, minum, maupun tidur. Dia juga bisa bisa berpeluh lelah, berkeluh kesah, merasa bad mood, minder, dsb. dst. layaknya manusia pada umumnya. Meski demikian, sah-sah saja kalau Tata menjadi sosok yang dikagumi oleh manusia lainnya. Bukankah salah satu perkara yang membuat Muhammad shallallahu’alaihiwasallam asyik dikagumi adalah karena dirinya mementaskan keseharian sepertihalnya manusia biasa? Sebagai seorang nabi sekaligus rasul, Muhammad jelas makhluk istimewa. Namun kesehariannya wajar-wajar saja dalam peran dan posisinya yang istimewa sekaligus penerima kitab bernama al-Quran.

 

Tata juga demikian. Kepiawaian Tata dalam berunjuk rasa dengan berbagai cara tetap disertai apresiasi maupun penghormatan terhadap banyak peristiwa dan perkara. Satu bentuk pementasan keseharian sepertihalnya manusia biasa. Di luar sisi sebagai seorang penghibur, Tata tetap bersemangat saat terlibat obrolan, membaca buku, serta jalan-jalan. Sembari mengayuh perjalanan selaras nuraninya, dia pun terus melantan rasa cinta pada orangtua, keluarga, sahabat, gurunya, dan orang-orang dekatnya.

 

Tata memang mulai menjadi sosok yang dikagumi banyak orang. Namun dia mengerti sepenuhnya bahwa dia dan orang lain sama-sama manusia. Wajar kalau dirinya tak pernah merasa beda, rendah atau tinggi, dengan sesama manusia. Sepanjang menjalani keseharian, Tata hanya berusaha untuk menghibur yang papa dan mengingatkan yang mapan. Itu saja.

 

Anggi Safaningrum
Penulis lepas media daring

About Anggi Safaningrum

Anggi Safaningrum
Penulis lepas media daring

Check Also

Manusia adalah Makhluk Berperasaan; Laila Fariha Zein; Laila; Fariha; Zein; Laila Fariha; Laila Zein; Fariha Zein; 04 Februari 1992; Aquarius; Adib Rifqi Setiawan; Adib; Rifqi; Setiawan; AdibRS; Adib RS; ARS; Alobatnic; RMadhila; Scholaristi; 26 Maret 1994; Aries; Agus Riyantiko; Agus; Riyantiko; Cyminusx Front Line; Cyminusx; Front; Line; 13 Desember 1986; Sagittarius; Pelantan; Mata-Maya.com; Mata Maya; Santri Scholar; Santri; Scholar; Santri Scholar Society; 투애니원; 2NE1; 블랙잭; Blackjack; Kirana ♈ Azalea; Kirana Azalea; 박봄; Park Bom; 박; 봄; Park; Bom; haroobomkum; 박산다라; Park San-da-ra; Sandara Park; 산다라; Sandara; Dara; krungy; 이채린; Lee Chae-lin; 이; Lee; 채린; Chaelin; CL; chaelinCL; 24 March 1984; 12 November 1984; 26 February 1991; Venice Min; Eny Rochmwati Octaviani; Eny Rochmawati Octaviani; Eny; Rochmwati; Rochmawati; Octaviani; Butcah Chuniez; Butcah; Chuniez; Thata; Tata; ThatA Bee; Bee;

Manusia adalah Makhluk Berperasaan

Manusia adalah makhluk berperasaan, sehingga rasa bagi manusia menjadi landasan yang kuat. Ketika ada seseorang …