Home / Figur / Venice Min, Peragawati Multi Talenta Malaysia
Laila Fariha Zein; Laila; Fariha; Zein; Laila Fariha; Laila Zein; Fariha Zein; 04 Februari 1992; Aquarius; Adib Rifqi Setiawan; Adib; Rifqi; Setiawan; AdibRS; Adib RS; ARS; Alobatnic; RMadhila; Scholaristi; 26 Maret 1994; Aries; Agus Riyantiko; Agus; Riyantiko; Cyminusx Front Line; Cyminusx; Front; Line; 13 Desember 1986; Sagittarius; Pelantan; Mata-Maya.com; Mata Maya; Santri Scholar; Santri; Scholar; Santri Scholar Society; 투애니원; 2NE1; 블랙잭; Blackjack; Kirana ♈ Azalea; Kirana Azalea; 박봄; Park Bom; 박; 봄; Park; Bom; haroobomkum; 박산다라; Park San-da-ra; Sandara Park; 산다라; Sandara; Dara; krungy; 이채린; Lee Chae-lin; 이; Lee; 채린; Chaelin; CL; chaelinCL; 24 March 1984; 12 November 1984; 26 February 1991; Bersama Mencipta Surga Dunia; Little Mix; Venice Min; Venice; Min;
Venice Min, Peragawati Multi Talenta Malaysia

Venice Min, Peragawati Multi Talenta Malaysia

Venice Min [陈慧敏] merupakan peragawati muda multi talenta asal Malaysia. Jauh sebelum menjadi peragawati, perempuan kelahiran Penang 01 Maret 1993 tersebut menghabiskan masa kecilnya untuk menekuni dunia tari sebagai ballerina. Ketekunan sebagai penari sempat membuatnya diminta menjadi pelatih balet yang sekitar empat tahun dijalani olehnya.

 

Peragawati sendiri mulai ditekuni tatkala usia Venice menyentuh angka tujuhbelas. Langkah menjadi peragawati dimulai ketika dirinya lulus sekolah menengah atas. Awalnya Venice bergabung dengan Velvet Productions, sebuah agensi asal kota kelahiran. Beberapa waktu kemudian, perusahaan majalah asal Kuala Lumpur tertarik untuk menggunakan jasanya sebagai objek pemotretan.

 

Dari pemotretan itulah karier peragawati dimulai. Venice cukup ulet dalam melakukan pekerjaan yang dia lakoni. Tak sampai dua tahun, namanya berhasil terukir sebagai FHM Most Wanted Women in the World pada tahun 2015. Satu catatan yang membuatnya berada di jajaran papan atas.

 

Berada di jajaran papan atas memudahkan Venice dalam mendapat tawaran. Banyak pihak meminta Venice menjadi objek pemotretan. Tak sedikit brand juga tertarik meminta jasanya sebagai bintang iklan. Dalam pentas peragaan busana dirinya juga sering ikutserta mengambil bagian.

 

Venice termasuk sosok yang memiliki semangat kuat dalam bekerja. Tak sekadar bekerja sebagai peragawati, dirinya juga sesekali menerima tawaran saat diminta menjadi pemeran(actress) drama. Venice memang bukan seorang dramatic girl, walakin sebagai workaholicdirinya piawai memainkan peran yang harus ditampilkan. My Mr. Right yang diproduksi di Taiwan serta Come Play With Us yang diproduksi di Amerika Serikat adalah dua film yang pernah dia mainkan.

 

Venice tak serta merta meninggalkan pendidikan formalnya di sekolah walau sudah merambah pentas hiburan. Selain peduli terhadap kepantasan penampilan badan, Venice juga peduli pada pendidikan. Maret 2016 silam belajar formalnya pada program studi Public Relations and Broadcasting berhasil diselesaikan.

 

Venice memang serakah. Seperti tak mau berdiam diri, Venice selalu mencoba lalu memperjuangkan banyak ranah yang jamah. Tak terpaku dengan semat sebagai penari, peragawati, dan pemeran, sisi lain sebagai penulis juga dirambah.

 

Catatan yang ditulis untuk dibagikan melalui media yang dikelolanya merupakan paduan catatan keseharian sebagai manusia biasa dan seorang yang menarik banyak perhatian kerumunan. Penuturannya runut, rapi, dan rinci disertai dengan bahasa—sebut saja—picisan. Namun yang lebih penting ialah penghayatan terhadap catatan. Hal ini membuat catatan Venice bukan sekadar materi untuk disampaikan melainkan menjadi energi yang hendak disalurkan.

 

Venice tak ragu untuk berunjuk rasa dengan beragam cara yang bisa dilakukannya sejak masih balita. Kemauan berunjuk rasa menjadi satu hal yang memang selayaknya dilatihkan sejak masa balita. Kemauan berunjuk rasa memberi semangat agar tak ragu mengungkapkan perasaan dengan penuh yakin diri. Yakin diri menjadi pondasi penting dalam membangun rendah hati. Manusia yang piawai berunjuk rasa memiliki dua sisi berkelindan ini: yakin diri dan rendah hati. Meski seringkali yakin diri dilihat sebagai arogansi dan rendah hati dinilai sebagai wujud rendah diri.

 

Walau unjuk rasanya menggembirakan rasa manusia lainnya, puan yang baru mulai memakai miniset sejak 01 Agustus 2011 ini tetaplah manusia biasa. Venice butuh makan, minum, maupun tidur, juga bisa berpeluh lelah, berkeluh kesah, berkeruh amarah, merasa bad mood, minder, dsb. dst. laiknya manusia pada umumnya. Dengan ungkapan lain, kepiawaian Venice dalam berunjuk rasa dengan berbagai cara tetap disertai pembawaan diri dalam menjalani keseharian sepertihalnya manusia biasa.

 

Venice tak pernah merasa muruahnya merendah dengan mengungkapkan bahwa dirinya adalah penggemar berat Amber Chia [谢丽萍]. Buat Venice, Amber merupakan pribadi yang sangat kuat, tahu apa yang diinginkan dalam hidupnya, dan rendah hati. Sebagai seorang pengagum, wajar kalau Venice meniru rekam jejak Amber Chia. Tak sebatas menekuni sisi peragawati, Venice pun ikutserta membantu talenta muda. Venice membangun VM STUDIOS sepertihalnya Amber Chia membangun Amber Chia Academy. Melalui sarana ini, dirinya ingin membantu talenta muda untuk mewujudkan mimpi.

 

Di luar sisi sebagai workaholic, Venice tetap bersemangat saat terlibat obrolan, membaca buku, serta jalan-jalan. Sembari mengayuh perjalanan selaras nuraninya, dia pun terus melantan rasa cinta pada orangtua, keluarga, sahabat, gurunya, dan orang-orang dekatnya. Venice memang mulai menjadi sosok yang dikagumi banyak orang hingga mendapat semat sebagai panutan. Sebagai panutan, Venice tak lelah berusaha untuk ikutserta memberikan penghiburan dan menyuntikkan pengharapan.

 

Venice tak setengah hati menggeluti industri hiburan. Dengan tetap menyadari keuntungan dan kerugian yang didapatkan, Venice tetap menjalani dengan penuh kegairahan.

“Gairahku dalam industri media adalah apa yang kulakukan sekarang. Itulah gairahku. Aku benar-benar akan bekerja setiap hari dan bahkan pada hari Minggu tapi kadang-kadang aku akan lelah.” ungkap puan bertinggi badan 170 cm ini.

 

Sumber : Scholaristi

 

Adib Rifqi Setiawan
Itz Spring Voice ♈ A Huge fan of Park Bom [박봄 / パク・ボム]

About Adib Rifqi Setiawan

Adib Rifqi Setiawan
Itz Spring Voice ♈ A Huge fan of Park Bom [박봄 / パク・ボム]

Check Also

Laila Fariha Zein; Laila; Fariha; Zein; Laila Fariha; Laila Zein; Fariha Zein; 04 Februari 1992; Aquarius; Adib Rifqi Setiawan; Adib; Rifqi; Setiawan; AdibRS; Adib RS; ARS; Alobatnic; RMadhila; Scholaristi; 26 Maret 1994; Aries; Agus Riyantiko; Agus; Riyantiko; Cyminusx Front Line; Cyminusx; Front; Line; 13 Desember 1986; Sagittarius; Mata-Maya.com; Mata Maya; Santri Scholar; Santri; Scholar; Santri Scholar Society; 투애니원; 2NE1; 블랙잭; Blackjack; Kirana ♈ Azalea; Kirana Azalea; 박봄; Park Bom; 박; 봄; Park; Bom; haroobomkum; 박산다라; Park San-da-ra; Sandara Park; 산다라; Sandara; Dara; krungy; 이채린; Lee Chae-lin; 이; Lee; 채린; Chaelin; CL; chaelinCL; 24 March 1984; 12 November 1984; 26 February 1991; Bersama Mencipta Surga Dunia; Little Mix; 임윤아; Im Yoon-ah; Im Yoona; 임; 윤아; Im; Yoon-ah; YoonA; 30 May 1990; Busana; Pemantas Raga, Pelaras Jiwa; Eny Rochmawati Octaviani; Eny Rochmwati Octaviani; Eny; Rochmawati; Rochmwati; Octaviani; Tata; Thata; Pelantan; Butcah Chuniez; Butcah; Chuniez; 04 Oktober 1995; Libra; Family; Parent; Children; Keluarga; Orangtua; Anak; Walid; Education; Edukasi; Ta’lim; Pendidikan; Daniela Hantuchová; Daniela; Hantuchová; Dani; D One; D-One; 23 April 1983; Taurus;

Mengenang Daniela Hantuchová Menggoyang Arena Olahraga

Mengenang Daniela Hantuchová menggoyang arena olahraga, salah satu dunia yang digelutinya sedari muda. Dani—begitu dia …