Home / Figur / Lee Chaelin, Jalan Panjang Petualang Ruang
Laila Fariha Zein; Laila; Fariha; Zein; Laila Fariha; Laila Zein; Fariha Zein; 04 Februari 1992; Aquarius; Adib Rifqi Setiawan; Adib; Rifqi; Setiawan; AdibRS; Adib RS; ARS; Alobatnic; RMadhila; Scholaristi; 26 Maret 1994; Aries; Agus Riyantiko; Agus; Riyantiko; Cyminusx Front Line; Cyminusx; Front; Line; 13 Desember 1986; Sagittarius; Pelantan; Mata-Maya.com; Mata Maya; Santri Scholar; Santri; Scholar; Santri Scholar Society; 투애니원; 2NE1; 블랙잭; Blackjack; Kirana ♈ Azalea; Kirana Azalea; 박봄; Park Bom; 박; 봄; Park; Bom; haroobomkum; 박산다라; Park San-da-ra; Sandara Park; 산다라; Sandara; Dara; krungy; 이채린; Lee Chae-lin; 이; Lee; 채린; Chaelin; CL; chaelinCL; 24 March 1984; 12 November 1984; 26 February 1991; Bersama Mencipta Surga Dunia; Little Mix;
Lee Chaelin, Jalan Panjang Petualang Ruang

Lee Chaelin, Jalan Panjang Petualang Ruang

Dilahirkan di Korea oleh orangtua berdarah Korea, Lee Chae-rin [이채린] harus rela menjalani keseharian secara nomaden mulai di Tsukuba Science City, kemudian Paris, dan kembali ke Seoul. Pengalaman ini memberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan beradaptasi dengan perbedaan lingkungan yang memperkaya dan mewarnai pengalamannya.

 

Tak sepenuhnya menghabiskan masa balita hingga remaja di Korea, walakin Chaelin memahami dengan bagus lingkungan Korea ketika kembali ke sana. Lingkungan yang sedang getol-getolnya membangun industri hiburan sebagai cara mereka berbicara pada dunia bahwa mereka ada dan berada sejajar dengan bangsa dan negara lainnya. Lingkungan yang demikian menyebabkan banyaknya audisi yang digelar agensi menjadi peristiwa keseharian biasa.

 

Para remaja bergerilya memperebutkan kesempatan untuk menggelinjang di ranah hiburan. Bagusnya budaya warisan leluhur tak serta merta mereka lunturkan. Lingkungan seperti ini diikuti oleh Chaelin yang tak bersikap sok beda dengan melawan arus. Chaelin hanya mengikuti nuraninya, yang ada kalanya tampak mengikuti arus, bisa juga melawan arus, atau membuka arus.

 

Bapaknya, Lee Ki-jin [이기진], menjadi sosok penting baginya, termasuk dalam memperkenalannya dengan musik. Kijin adalah fisikawan, penulis, dan ilustrator buku yang sekarang bekerja di Sogang University. Chaelin sangat menghormati bapaknya dan Kijin sangat menyayangi anaknya.

 

Rasa hormat dan sayang dalam ikatan keduanya membuat Chaelin betah di rumah. Ketika sedang di rumah, Chaelin selalu berwajah ceria dan cerah. Pementasan ini membahagikan sekaligus mencemaskan. Kijin khawatir kalau Chaelin hanya bisa bahagia di rumah sehingga kenyamanan sang anak kelak ketika masuk bangku sekolah diragukan.

 

Kekhawatiran Kijin diperkuat dengan tingkah Chaelin saat hendak masuk taman kanak-kanak (TK). Chaelin belum cakap bercakap menggunakan bahasa Jepang, lingkungan yang ditinggali mereka saat Chaelin masih kanak-kanak. Lebih mengkhawatirkan lagi, pada hari pertama masuk TK, Chaelin terlihat sangat tegang hingga Kijin merasa tak enak.

 

Puan yang kini dikenal pemberani ini gugup dengan memegang erat tangan bapaknya sebagai bentuk tak mau ditinggalkan. Padahal letak TK tempat Chaelin disekolahkan dan rumah mereka tak berjauhan. Belakangan kecemasan Kijin segera sirna sesudah menyaksikan keadaan Chaelin yang menikmati lingkungan sekolahan.

 

Kijin belakangan lega menyaksikan putri cantiknya ini senang membawa tas dan rajin bertanya banyak hal terkait lingkungan. Ada semangat ingin membaur dengan lingkungan bersama liyan yang ditampakkan oleh putri kesayangan.

 

Oleh teman-temannya, Chaelin dikenal sebagai ‘pemburu’ teman alih-alih ‘penunggu’. Dia dengan semangat mendekati orang lain untuk diajak bermain bersamanya tanpa malu-malu. Walau sudah menikmati keseharian dengan lingkungan barunya, keseharian di rumah masih tetap dinikmatinya seperti dulu.

 

Ketika di rumah, Chaelin biasa bermain dengan adiknya, Lee Ha-rin [이하린]. Kepada dua putrinya ini, Kijin mengajarkan cara menulis dan membaca aksara Hangul, salah satunya dengan buku bergambar yang diperlihatkan.

 

Kijin juga mengajari mereka menyusun buku cerita dengan memberikan kertas kosong, menaruh pena, dan menyuruh mereka menuliskan cerita. Sebelum tidur, Chaelin dan Harin rajin meminta cerita. Bahkan setelah matanya tertutup dan ceritanya selesai, permintaan cerita tetap terdengar dari keduanya.

 

Kebiasaan ini dimanfaatkan Kijin dengan menyuruh putrinya menulis pengembangan terkait cerita yang diterima. Kreativitas Chaelin digali sedari dini oleh bapaknya. Di tengah kesibukan dengan beragam penelitian dan pekerjaan yang harus diselesaikan, Kijin selalu menyempatkan waktu bersama keluarganya. Bercengkerama sejenak, sekedar bertanya kabar keseharian mereka, hingga menyempatkan waktu mendidik mereka secara langsung untuk memperkaya dan memberi warna beda.

 

Kreativitas Chaelin dalam menulis sempat membuat Kijin kewalahan menghadapi putrinya yang masih anak-anak ini. Pasalnya Chaelin tak sekedar mengembangkan cerita yang diterimanya, dia juga sudah bisa mengarang cerita baru sendiri. Kijin memanfaatkan potensi ini untuk melibatkan dirinya berkompetisi dengan buah hati.

 

Kijin mengenang saat dia mengarang cerita berjudul Headbutt Kkak Kka yang disebutnya tak masuk akal. Walau demikian dia senang bisa menanami daya imajinasi putri cantiknya yang cukup bengal.

 

Kijin termasuk salah seorang yang meyakini bahwa musik adalah piranti jitu untuk membantu mengasah kreativitas. Hal ini diperkuat dengan selera musiknya yang berkelas. Musik-musik bergizi seperti dari Queen, Madonna, Lauryn Hill, maupun Lil’ Kim adalah sajian keseharian yang menemani Chaelin beraktivitas.

 

Chaelin mengaku sangat mengagumi dan terpengaruh oleh sajian keseharian yang biasa dia terima setiap harinya. Hingga dia bermimpi bisa berkarya sehebat Queen dengan gaya Lil’ Kim dan Lauryn Hill lalu menjelma sebagai immortal woman laiknya Madonna.

 

Saat kelas 6, Chaelin mulai jatuh cinta pada dunia tari. Dirinya mulai belajar tarian jazz lalu menekuni cara berunjuk rasa melalui kelihaian memainkan lekuk tubuh ini dengan ikut berlatih di Hongdae, salah satu sanggar tari. Dalam dunia tari pun Chaelin tak puas menjadi orang yang memainkan tarian susunan liyan. Dengan percaya diri dia menyusun koreografi yang kemudian dimainkan dan diabadikan melalui rekaman.

 

Kijin juga menanami kemampuan dalam berunjuk rasa melalui rupa. Chaelin merasa masa kecilnya berlangsung menakjubkan, salah satunya adalah dia merasakan sentuhan langsung kasih sayang dari sang bapaknya.

 

Kijin tak lelah melatihkan keberanian berunjuk rasa pada buah hatinya. Berani berunjuk rasa menjadi satu perkara yang selayaknya dilatihkan sejak masa balita. Entah berunjuk rasa melalui rupa, gerakan, alunan nada, hingga paduan kata dan aksara.

 

Chaelin dan Kijin menjalani keseharian di Paris sejak usia 13 tahun, saat dia masih remaja. Sesudah menghabiskan dua tahun di sana, mereka bersiap untuk balik ke tanah leluhur di Korea. Di tengah persiapan ini, Chaelin menghabiskan waktu bersama bapaknya dengan melakukan hal biasa.

 

Dua pribadi yang lekat ini hanya menikmati jalannya waktu dengan duduk di lantai museum sambil menggambar, diselingi makan sup bawang ketika perut lapar. Bagi dua sosok yang terikat dengan cinta dan saat mereka tak bisa selalu bersama, hal seperti ini memberikan rasa yang mengakar kuat. Rindu yang dipendam akan menemui suasana dan saat tepat hingga pelepasannya menghantam sukma terdalam.

 

Tahun 2005, ketika mereka kembali ke the sweetest place for them Korea selatan, Chaelin mulai tertarik dengan panggung industri hiburan. Chaelin memulai dengan mengikuti audisi di JYP Entertainment, agensi asuhan Park Jin-young [박진영]. Sayang, walau sempat diterima, dirinya hanya sejenak saja ikut berlatih di sana.

 

Setelah dilepas begitu saja oleh JYP Entertainment, Chaelin dengan percaya diri mengikuti battle untuk bergabung dengan agensi besar lainnya di Korea, YG Entertainment. Di tempat asuhan Yang Hyun-suk [양현석] inilah talenta istimewa Chaelin terwadahi dan terus tergali.

 

Chaelin tak mau setengah-setengah dalam memainkan bicycle race yang dilakoninya. Setelah bergabung dengan YG Entertainment, pilihannya untuk menggelinjang di industri hiburan membuatnya memilih melepaskan bangku sekolah.

 

Bapaknya memberikan dukungan penuh pada putrinya ini. Kijin Dia tak memaksa putrinya menikam jejaknya sebagai buruh intelektual di Sogang University. Kijin mengenang Brian Harold May, gitaris Queen sekaligus astrophysicist, sempat meninggalkan bangku kuliah doktoralnya ketika Queen mulai meraja.

 

Kijin memberi apresiasi pada putrinya lantaran mampu menemukan jalan yang dicintai di usia yang masih muda. Hingga terus mendorong Chaelin untuk menekuni pilihannya sembari memberikan tawaran peluang kalau gagal. Sang Bapak menyatakan pada Chaelin bahwa jika Chaelin gagal, dia bisa membuka toko baju.

 

Bagi Chaelin, musik memiliki kemampuan melintas batas ruang dan waktu. Dia meyakini sepenuhnya bahwa musik tetap bisa dinikmati walau tanpa memiliki pemahaman terhadap bahasa lirik yang menyertainya. Hal ini membuatnya tak ragu melantunkan kata-kata Korea untuk menyapa dunia.

 

Farrokh Bulsara menginspirasinya dalam melakoni sisi sebagai penghibur. Penghibur yang dikenal dengan nama Freddie Mercury Queen itu memiliki gaya yang terkesan extravert, secara pribadi laki bergenetik Persia ini memiliki kepribadian introvert.

 

Chaelin meniru langkah ini dengan terlihat sangat garang ketika menjadi CL, walakin dirinya penuh kasih sayang ketika menjadi Chaelin. Peniruan adalah bentuk pujian abadi paling luhur dan dalam.

 

I go by the name of CL of 2NE1. It’s been a long time coming, but we’re here now and we about to set the roof on fire baby (Uh oh). You better get yours cause I’m gettin’ mine.” lantunnya saat membuka Fire, langgam resmi penandan gelinjangan perdana 2NE1.

 

Cara memperkenalkan diri dan kelompok dengan sangat mengesankan. Melalui debutnya bersama 2NE1 dengan tembang Fire, puan yang disapa CL ini mengenalkan dirinya terlebih dahulu sebagai bagian kelompok tersebut.

 

Setelahnya Chaelin memberikan peringatan bernada arogan bahwa kelompoknya berani terlibat pertarungan dengan gaya yang diusung menghadapi kelompok mapan walau berbeda gaya dengannya. Cara indah dan rendah hati.

 

Selain menjadi leader 2NE1, Chaelin berpadu dengan pelantun utama kelompok ini, Park Bom [박봄]. Suara kuat Bom diperkaya dengan apik oleh suara bertempo cepat dari Chaelin. Bom dan Chaelin adalah tandem-marem dalam menggelinjang di 2NE1.

 

Chaelin tak semata mem-back up Bom dalam urusan pelantunan langgam saja. Lebih dari itu, Chaelin juga mem-back up Bom dari sasaran hujatan ketika kasus lawas Bom kembali digelorakan. Dengan ciamik Chaelin memanfaatkan peristiwa tersebut untuk mewujudkan hasratnya bersolo karier. Pilihan yang sanggup mengurangi perhatian khalayak umum dari Bom untuk melakukan pemulihan mental. Chaelin bisa mewujudkan ambisi pribadinya sekaligus membantu battle-mate-nya yang sedang mengalami masa-masa MTBD (mental breakdown).

 

Sebagai punggawa 2NE1, di dikenal sebagai punggawa paling berkarisma. Karisma Chaelin berpadu dengan kepedulian dan kesetiaan pada battle-mate. Mulai mengungkapkan gagasan brilian hingga rapi dan rinci dalam melaksanakan. Perjalanan 2NE1 yang penuh dengan segala perubahan sepanjang perjuangan tak lepas dari peran penting puan kelahiran 26 Februari 1991 ini.

 

Dalam album Crush misalnya, Chaelin begitu mendominasi baik dalam menggubah langgam, memimpin perekaman audio dan video musik, serta tata panggung ketika mentas dalam tur bertajuk All or Nothing.

 

Sejak menyapa bersama 2NE1, Chaelin memiliki semangat berlipat untuk tak lelah mengayuh perjalanan. Satu set perjalanan yang membuatnya berkesempatan untuk terlibat dalam sejarah yang diperjuangkan. Perjuangan yang ditata dengan apik dan dijalankan dengan epik. Perjuangan yang berbuah perjalanan yang terkenang antik.

 

Adib Rifqi Setiawan
Itz Spring Voice ♈ A Huge fan of Park Bom [박봄 / パク・ボム]

About Adib Rifqi Setiawan

Adib Rifqi Setiawan
Itz Spring Voice ♈ A Huge fan of Park Bom [박봄 / パク・ボム]

Check Also

Laila Fariha Zein; Laila; Fariha; Zein; Laila Fariha; Laila Zein; Fariha Zein; 04 Februari 1992; Aquarius; Adib Rifqi Setiawan; Adib; Rifqi; Setiawan; AdibRS; Adib RS; ARS; Alobatnic; RMadhila; Scholaristi; 26 Maret 1994; Aries; Agus Riyantiko; Agus; Riyantiko; Cyminusx Front Line; Cyminusx; Front; Line; 13 Desember 1986; Sagittarius; Pelantan; Mata-Maya.com; Mata Maya; Santri Scholar; Santri; Scholar; Santri Scholar Society; 투애니원; 2NE1; 블랙잭; Blackjack; Kirana ♈ Azalea; Kirana Azalea; 박봄; Park Bom; 박; 봄; Park; Bom; haroobomkum; 박산다라; Park San-da-ra; Sandara Park; 산다라; Sandara; Dara; krungy; 이채린; Lee Chae-lin; 이; Lee; 채린; Chaelin; CL; chaelinCL; 24 March 1984; 12 November 1984; 26 February 1991; Bersama Mencipta Surga Dunia; Little Mix; Venice Min; Venice; Min;

Venice Min, Peragawati Multi Talenta Malaysia

Venice Min [陈慧敏] merupakan peragawati muda multi talenta asal Malaysia. Jauh sebelum menjadi peragawati, perempuan …